Artikel

Penting Lho Cek Keuntungan dan Kelemahan Investasi Reksadana

Keuntungan dan Kelemahan Investasi Reksadana

Reksadana pada umumnya itu dikenal sebagai jenis investasi yang paling aman. Tapi sebenarnya ada plus/min nya lho. Jadi apa saja Keuntungan dan Kelemahan Investasi Reksadana?

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas tentang pertimbangan apa saja yang perlu dilakukan oleh inverstor pemula sebelum berinvestasi Reksa Dana. Di antaranya, kita harus melihat kondisi keuangan kita dan risikonya saat terjun ke dalam dunia investasi reksa dana.

Selain faktor-faktor tersebut, ternyata ada juga yang perlu dipertimbangkan soal investasi reksa dana. Yakni, kita pahami dulu keuntungan dan kelemahan investasi reksa dana.

Apalagi, reksa dana saat ini jadi salah satu jenis investasi yang sangat populer bagi sebagian besar investor pemula atau yang belum berinvestasi dalam reksa dana.

Karena itu, khususnya buat kamu, para investor pemula sangat penting untuk memahami apa aja keuntungan yang ditawarkan, termasuk apa aja kelemahannya. Sehingga, nantinya kamu bisa berinvestasi reksa dana dengan lebih nyaman.

Menurut Barclay Palmer dari Investopedia, ada banyak alasan mengapa investor pemula perlu memilih berinvestasi reksa dana. Berbagai alasan ini biasanya menjadi faktor keuntungan. Jadi, yuk kamu simak beberapa faktor Keuntungan dan Kelemahan Investasi Reksadana.

Keuntungan Investasi Reksadana

Baca Juga: REKSA DANA: INVESTASI PAS BAGI YANG SERBA TERBATAS

Dikelola Manajer Investasi Profesional

Investasi reksa dana dikelola oleh manajer investasi yang sudah profesional. Meski begitu, biaya atau fee kelola dana ini relatif sangat murah.

Tapi harus tetap diingat ya! selain profesional tetapi juga punya rekam jejak pengalaman yang panjang sehingga terbukti mampu memberi rasa aman kepada para investornya. Salah satu misal adalah PNM Investment Management, perusahaan kelola dana afiliasi BUMN yang profesional dan berpengalaman panjang lebih dari 20 tahun.

Selain itu, dengan dikelola manajer investasi yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, kamu bisa jadi lebih aman, tenang dan nyaman melakukan investasi. Kalau kamu tidak memiliki pengetahuan, pengalaman dan waktu untuk mengelola investasi sendiri, maka tentu saja ini menjadi solusi yang pas dan tepat.

Sangat Terjangkau

Reksa dana merupakan investasi paling terjangkau bagi semua kalangan masyarakat. Misalnya cuman dengan modal Rp50 ribu saja atau setara dua kali harga minum kopi kekinian, kamu sudah bisa investasi reksa dana di aplikasi PNM Sijago.

Risiko Lebih Aman

Reksa dana merupakan investasi yang relatif paling aman karena risikonya lebih terkelola dengan baik melalui penggunaan cara diversifikasi. Investasi reksa dana pada umumnya akan menempatkan dananya ke dalam beragam instrumen yang berbeda, tergantung pada fokus jenis produk reksa dananya.

Reinvestasi Dividen

Melalui investasi di reksa dana kamu tetap bisa mendapatkan dividen atau sumber pendapatan bunga lain dari instrumen yang menjadi portofolio investasi setiap produk reksa dana. Ini bisa dipakai untuk menambah nilai investasi di produk reksa dana kamu sehingga membantu nilai investasi kamu terus bertambah.

Transparan dan Fair

Teksa dana sangat mudah untuk dipahami dan ditransaksikan (beli – jual). Harga dari reksa dana atau istilahnya nilai aktiva bersih (NAB) per unit yang ada pada hari tersebut. Ini mengurangi fluktuasi harga yang mungkin saja bisa dipermainkan oleh para traders.

Meski demikian, ada beberapa kelemahan investasi reksa dana yang perlu dipahami investor pemula sebagai berikut:

Biaya Fee Transaksi

Pada umumnya selain biaya management fee, manajer investasi memberikan biaya fee transaksi sehingga akan menambah beban yang harus ditanggung investor saat berinvestasi reksa dana. Ini sering kali membuat investor pemula menjadi berkurang minatnya untuk berinvestasi reksa dana. Sebagai referensi, kita harus berhati-hati berinvestasi pada investasi produk reksa dana yang memiliki jumlah rasio pengeluaran yang melebihi dari 1,50%.

Tapi ternyata hal ini tidak dilakukan oleh semua manajer investasi. Ada juga lho manajer investasi yang membebaskan biaya transaksi. Salah satu misal adalah PNM Investment Management yang menggratiskan biaya fee transaksi bila kamu beli atau jual reksa dana di PNM Sijago. Makanya, agar kamu nggak ragu lagi kamu download sekarang aplikasi PNM Sijago di playstore ya!

Kelemahan Investasi Reksadana

Risiko Wanprestasi

Tidak tertutup kemungkinan ada perilaku manajer investasi menyalahgunakan otoritasnya dalam mengelola investasi reksa dana karena adanya faktor-faktor tertentu. Mereka mungkin bisa saja melakukan aksi “window dressing” alias mempercantik buku laporan kinerjanya dengan melakukan trading instrumen investasi yang terlalu berisiko tinggi dan sebenarnya tidak perlu. Akibatnya, manajer investasi tersebut pada akhirnya mengalami masalah sehingga membuat produk reksa dana bisa dibekukan oleh OJK. Di sini, investasi reksa dana memiliki kelemahan risiko likuiditas dan risiko wanprestasi.

Inefisiensi Pajak

Kadang kala investor tidak punya pilihan ketika mendapatkan keuntungan modal dalam berinvestasi reksa dana dikenai pajak. Saat menjual (redemption) reksa dana baik itu mendapatkan keuntungan atau kerugian, investor tetap dikenai pajak yang kadang kala tidak dapat terkendali.

Diolah dari sumber: Investopedia

Penulis : Enrique