Artikel

Meraup Cuan dari Investasi Surat Berharga Negara

SBN/Surat Berharga Negara

Investasi di instrumen SBN/Surat Berharga Negara semakin diminati. Apalagi, SBN itu diterbitkan dalam bentuk ritel yang dikenal dengan istilah ORI (Obligasi Ritel Indonesia).

Setiap kali diterbitkan, produk surat utang negara ini selalu laris manis diserbu masyarakat. Menariknya, peminat paling besar datang dari masyarakat generasi milenial dan ibu-ibu rumah tangga.

Mengapa mereka selalu memburu investasi SBN? Ya, produk investasi ini tentunya memiliki risiko rendah. Wajar saja, produk SBN ini diterbitkan pemerintah sehingga terjamin aman. Selain itu, masyarakat investor ingin mendapat keuntungan atau imbal hasil yang menarik.  Lantas, seberapa cuan investasi SBN atau Surat Berharga Negara?

Berbicara keuntungan, setiap investasi memberikan keuntungan yang bervariasi, tergantung dari kesepakatan dan ketentuan yang diberlakukan. Namun, investasi di SBN menawarkan keuntungan yang cukup kompetitif.

Anda mungkin penasaran, apa saja keuntungan yang bisa diperoleh dengan berinvestasi di SBN? Nah, dalam artikel ini akan dijelaskan contoh keuntungan tersebut. Jadi, bagi Anda yang ingin investasi di Surat Berharga Negara, hal ini bisa menjadi pertimbangan yang menarik.

Besaran Keuntungan Investasi SBN/Surat Berharga Negara

Imbal hasil yang diperoleh oleh investor dari Surat Berharga Negara bervariasi tergantung pada setiap produknya. Sebagai contoh, SBN Jenis Sukuk Ritel seri SR 017 yang diterbitkan oleh pemerintah dengan imbal hasil sebesar 5,90% per tahun.

Sementara itu, SBN/Surat Berharga Negara jenis Sukuk Tabungan dan Saving Bond Retail memiliki imbal hasil atau keuntungan yang mengambang dengan batasan minimal. Artinya, imbal hasil yang ditawarkan akan disesuaikan dengan suku bunga acuan dari Bank Indonesia.

Imbal hasil yang diperoleh tidak akan lebih rendah dari tingkat imbal hasil pertama yang ditetapkan. Sebagai contoh, SBR 011 diterbitkan pada bulan Januari dengan tingkat imbal sebesar 5,5 persen. Pada bulan Juni, tingkat imbal tersebut akan tetap sama meskipun terjadi penurunan suku bunga acuan.

Jenis Imbal Hasil Investasi Surat Berharga Negara

Saat berinvestasi di SBN/Surat Berharga Negara, ada dua jenis imbal hasil yang perlu diketahui agar Anda dapat mengetahui keuntungan yang akan diperoleh, yaitu:

1. Fixed Rate

Imbal hasil dengan tingkat tetap, atau yang dikenal sebagai fixed rate, akan tetap sama mulai dari awal hingga jatuh tempo. Jenis SBN yang memiliki imbal hasil dengan tingkat tetap adalah ORI dan SR. SBN ini cocok bagi para investor yang ingin menghindari fluktuasi tingkat suku bunga.

2. Floating Rate

Imbal hasil yang berubah-ubah atau mengambang dikenal sebagai floating rate. Artinya, tingkat imbal hasil itu akan menyesuaikan dengan tingkat pergerakan suku bunga dari Bank Indonesia. Namun imbal hasil investasi SBN ini tetap aman saat tingkat suku bunga menurun. Jenis SBN yang memiliki imbal hasil dengan floating rate adalah ST dan SBR.

Nah, berakhir sudah penjelasan terkait investasi Surat Bergarga Negara. Dengan berinvestasi di SBN, Anda dapat memaksimalkan potensi keuntungan dengan risiko yang terkendali.

Oleh karena itu, bagi Anda yang tertarik berinvestasi di Surat Berharga Negara, penting untuk memahaminya dengan baik dan berkonsultasi dengan ahli keuangan guna membuat keputusan investasi yang tepat.

Namun daripada bingung dan harus butuh modal besar, Anda juga dapat berinvestasi SBN/Surat Berharga Negara di PNM Sijago.  Anda bisa beli produk investasi reksa dana PNM Dana Surat Berharga Negara II dan berbagai produk lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan seimbang dan berpotensi memberikan hasil yang menguntungkan dalam jangka panjang.

Related Posts